Ini Dia Sosok Dirut PTPN III Denaldy Mulino Mauna

MEDAN – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Holding Perkebunan, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) melakukan pergantian pengurus. Direktur Utama PTPN III kini dipegang oleh Denaldy Mulino Mauna.

Denaldy mencatat karir tidak hanya di Holding PTPN. Di Holding PTPN, ia diangkat menjadi Wakil Direktur Utama berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-48/MBU/02/2020 tanggal 12 Februari 2020.

Mengutip laman Holding PTPN, alumni Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, ini pernah juga menjabat sebagai Direktur Utama Perum Perhutani pada tahun 2017 hingga 2020.

Ia juga pernah menjabat Group Chief Financial Officer PT Triputra Argo Persada pada tahun 2015 hingga 2017. Sebelumnya, ia menjadi Deputy Group PT Triputra Argo Persada pada tahun 2004 hingga 2015.

Pria kelahiran Paris tahun 1971 ini adalah lulusan Magister (S2) jurusan Business Administration in International Business di University of Maryland College Park, Amerika Serikat tahun 1998.

Adapun gelar Sarjana (S1) jurusan Akunting diperoleh dari Universitas Katolik Parahyangan, Bandung (1995).

Terpisah, sebelumnya Ketua SPSI AGN Sumut TM Yusuf menyampaikan, dipilihnya Denaldy Mulino Mauna sebagai Dirut PTPN III sudah sangat tepat, melihat sosoknya yang berpengalaman dan memiliki kapabilitas.

Ketua KSPSI AGN Sumut TM Yusuf bersama Politisi Partai Gerindra Riza Patria.(ist)

Ketua DPD KSPSI AGN Sumut yang memiliki kedekatan dengan Politisi Partai Gerindra Riza Patria ini, menyatakan, jabatan direktur utama yang sebelumnya diemban oleh H. Mohammad Abdul Ghani, seharusnya sejak 2 tahun lalu diserahkan kepada Denaldy.

“Dengan dipilihnya Denaldy Mulino Mauna, tentunya kita berharap PTPN III menuai laba yang signifikan,” ungkap Yusuf.

Nantinya, saran Yusuf, jabatan-jabatan penting di PTPN jangan lagi diberikan kepada pejabat-pejabat di kalangan PTPN saja.

“Harus dari luar, sehingga dapat dibenahi dengan baik dan menghasilkan keuntungan sesuai dengan target-target yang ditetapkan,” saran Yusuf, seraya menambahkan, dirinya akan menyampaikan langsung kepada Dirut PTPN III (Persero) Holding Perkebunan Nusantara terkait sarannya tersebut.

“Dan yang harus dicermati juga, pejabat-pejabat yang sudah pensiun jangan lagi diperpanjang, agar ada kesempatan kepada pejabat lainnya,” tandas Yusuf.(js)

spnews: