SUARA PEKERJA, Medan – Dunia sepak takraw Sumatera Utara bersiap memasuki babak baru. Menyongsong berakhirnya masa bakti kepengurusan sebelumnya, T. Muhammad Yusuf menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Provinsi Sumatera Utara periode 2026–2030.
Bagi Yusuf, kepemimpinan di PSTI bukan sekadar menjalankan roda organisasi, tetapi menjadi momentum untuk membangun fondasi pembinaan yang kuat demi mengembalikan kejayaan sepak takraw Sumut di level nasional.
“Kami akan memprioritaskan pembinaan atlet usia muda sebagai fondasi utama. Dengan sinergi antara pengurus, pelatih, atlet, serta seluruh pemangku kepentingan, saya optimistis sepak takraw Sumatera Utara mampu kembali menjadi kekuatan yang disegani di tingkat nasional,” ujar Yusuf, Jumat (26/6).
Menurut Ketua KSPSI Sumatera Utara tersebut, peningkatan prestasi tidak dapat dicapai secara instan. Dibutuhkan program pembinaan yang terencana dan berkesinambungan, mulai dari pengembangan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih melalui sertifikasi, penyelenggaraan kompetisi berjenjang, hingga pemenuhan kebutuhan nutrisi dan fasilitas latihan yang memadai.
Ia juga menilai pengalaman para mantan atlet, khususnya yang pernah tampil di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), merupakan aset penting dalam membangun sistem pembinaan yang profesional dan berorientasi pada prestasi.
“Kami juga akan mengaktifkan kembali seluruh Pengkab dan Pengkot PSTI di kabupaten dan kota se-Sumatera Utara agar pembinaan berjalan merata dan gairah sepak takraw kembali tumbuh di seluruh daerah,” tegasnya.
Yusuf menambahkan bahwa memimpin organisasi olahraga membutuhkan dedikasi penuh. Menurutnya, seorang ketua organisasi harus memiliki ruang gerak yang luas agar mampu fokus mengembangkan prestasi olahraga.
“Memimpin organisasi olahraga bukan jabatan biasa. Dibutuhkan komitmen, waktu, dan perhatian penuh untuk membangun sistem yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” katanya.
Dukungan terhadap semangat perubahan juga datang dari pengurus daerah. Perwakilan PSTI Serdang Bedagai, Jonny Lie, bersama pengurus PSTI Kota Medan, Husni, berharap kepengurusan baru nantinya mampu membawa PSTI Sumut menjadi organisasi yang lebih aktif, profesional, dan produktif dalam mencetak atlet berprestasi.
“Kami berharap kepemimpinan baru mampu membawa PSTI Sumatera Utara semakin maju, memperkuat pembinaan atlet, dan melahirkan prestasi yang membanggakan, terutama dalam menghadapi PON 2028 dan berbagai kejuaraan nasional lainnya,” ujar mereka.
Sebagai informasi, masa bakti kepengurusan PSTI Sumatera Utara telah berakhir beberapa bulan lalu. Saat ini PB PSTI tengah mempersiapkan penunjukan caretaker untuk memfasilitasi pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) PSTI Sumut sebagai agenda pemilihan kepengurusan periode berikutnya.
Seluruh insan sepak takraw Sumatera Utara berharap proses tersebut dapat segera terlaksana sehingga program pembinaan atlet dapat terus berjalan tanpa terhenti, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya prestasi-prestasi baru yang mengharumkan nama Sumatera Utara di pentas nasional.(cil) *