Proyek Stadion Teladan Tak Kunjung Rampung, Aparat Penegak Hukum Diminta Turun Tangan

Medan72 Dilihat

SUARA PEKERJA, MEDAN — Proyek revitalisasi Stadion Teladan Medan hingga awal Januari 2026 belum juga menunjukkan tanda-tanda rampung. Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, mengingat stadion bersejarah tersebut digadang-gadang sebagai proyek super megah kebanggaan Kota Medan.

Pantauan di lapangan hingga 3 Januari 2026, aktivitas pembangunan terlihat berjalan lambat. Sejumlah persoalan disebut-sebut membelit proyek ini, mulai dari aksi mogok kerja karyawan yang terjadi berulang kali, persoalan internal proyek yang berlarut-larut, hingga temuan saat inspeksi mendadak (sidak) anggota DPRD Kota Medan ke lokasi stadion.

READ  Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi Bio Solar, SPBU di Hamparan Perak Resmi Diadukan ke Polda Sumut

Tak sedikit pihak yang kini mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek Stadion Teladan. Desakan itu muncul guna memastikan tidak adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek yang menelan anggaran besar tersebut.

Kekecewaan juga dirasakan warga sekitar stadion. Habib, salah seorang masyarakat yang tinggal di kawasan Stadion Teladan, mengaku sedih melihat kondisi stadion yang sarat sejarah itu kini terbengkalai.

READ  Kapolrestabes Medan Sambangi Aksi May Day 2025 di Stadion Teladan

“Kami masyarakat sekitar berharap Stadion Teladan ini segera selesai. Stadion ini penuh cerita, penuh sejarah. PSMS Medan besar di sini. Kalau lihat kondisinya sekarang seperti ini, jujur kami sedih,” ujar Habib kepada awak media.

Stadion Teladan selama puluhan tahun dikenal sebagai ikon sepak bola Sumatera Utara dan saksi kejayaan PSMS Medan di kancah nasional. Namun kini, lambannya penyelesaian proyek justru memunculkan kekhawatiran publik akan masa depan stadion kebanggaan warga Medan tersebut.

READ  Ketua Komisi III Dewan K3 Provinsi Sumatera Utara Tegur FORKOPIMDA Terkait Skema K3 dan Jalur Evakuasi di Stadion Teladan Medan

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersikap tegas, transparan, dan serius menuntaskan proyek ini, sekaligus membuka ruang pengawasan agar Stadion Teladan tidak hanya megah di atas kertas, tetapi benar-benar kembali hidup sebagai pusat olahraga dan kebanggaan Kota Medan.(rz) *