MEDAN – Ketua DPD KSPSI Sumut TM Yusuf mengapresiasi pengangkatan Denaldy Mulino Mauna yang dipercaya memimpin PTPN III (Persero) Holding Perkebunan Nusantara.
Ketua DPD KSPSI AGN Sumut yang juga merupakan orang dekat Politisi Partai Gerindra Riza Patria ini, menyatakan, jabatan direktur utama yang sebelumnya diemban oleh H. Mohammad Abdul Ghani, seharusnya sejak 2 tahun lalu diserahkan kepada Denaldy. Sebab, menurut Yusuf, Abdul Ghani yang juga pernah dipercaya memimpin PTPN II, pernah membawa perusahaan plat merah tersebut di ambang kehancuran.
“Tapi, dengan hadirnya sosok baru dan hebat yang dipilih Menteri BUMN Erick Thohir dari kalangan luar, PTPN II berhasil menghasilkan laba,” ungkap Yusuf.
“Tentunya harapan kita, jabatan-jabatan penting di PTPN sudah gak bisa di berikan pada pejabat-pejabat di kalangan PTPN lagi. Harus dari luar, sehingga dapat dibenahi dengan baik dan menghasilkan keuntungan sesuai dengan target-target yang ditetapkan,” ungkap Yusuf.
Saran ini, lanjut Yusuf, akan disampaikannya langsung kepada Dirut PTPN III (Persero) Holding Perkebunan Nusantara.
“Dan yang harus dicermati juga, pejabat-pejabat yang sudah pensiun jangan lagi diperpanjang, agar ada kesempatan kepada pejabat lainnya,” tandas Yusuf.

Seperti diketahui, Denaldy Mulino dipercaya memimpin PTPN III (Persero) Holding Perkebunan Nusantara menggantikan H. Mohammad Abdul Ghani dicopot. Hal perombakan jajaran Direksi dan Komisaris PTPN III (Persero) Holding Perkebunan Nusantara, sangat sesuai dengan harapan dan keinginan ribuan pekerja dan pensiunan di lingkungan perusahaan plat merah tersebut.
Pergantian jajaran Komisaris dan Direksi PTPN III (Persero) Holding Perkebunan Nusantara Jakarta, terkesan dilaksanakan diam-diam. Padahal perombakan jajaran komisaris dan direksi di BUMN lain, seperti PT Pertamina (Persero), PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), PT Timah Tbk. (TINS) dan PT Inalum, telah diketahui publik dan tersebar lewat medsos.(js)
