Pengurus KSBSI Akan Goyang PT. Domba Mas Kuala Tanjung

Sumut154 Dilihat

BATUBARA – Pengurus Komisariat Niaga Informatika Keuangan Perbankan dan Aneka Industri (Nikeuba)/ Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Kabupaten Batu Bara akan  menggoyang PT. Domba Mas Agro Prima Kuala Tanjung dalam aksi unjuk rasa (Demo) pada Kamis (30/1/2025) dan Jumat (31/1/2025) besok.

Sekjen Pengurus Komisariat Nikeuba/KSBSI Kabupaten Batu Bara, Bambang Santoso didampingi Agung S Pane dan Yusri bajang telah menyampaikan surat memberitahukan aksi unjuk rasa ke Kasat Intelkam Polres Batu Bara terkait aksinya pada hari Kamis dan Jumat.

Bambang Santoso mengatakan,  PT. Domba Mas Agro Prima Kuala Tanjung selalu berulah dan tidak pernah memberikan suatu keputusan atas tuntutan para pendemo yang disampaikan.

READ  Kapolda Sumut tekankan pemberantasan narkoba di Simalungun

Sebab, pihak perusahan PT. Domba Mas Agro Prima Kuala Tanjung diduga mengabaikan hak-hak para buruh bidang alih daya dalam bidang pengamanan atau Scurity, maka aksi akan dilakukan didepan gerbang PT Domba Mas Agro Prima Kuala Tanjung sebagai pihak pemberi kerja.

Disampaikan Bambang Santoso, para buruh yang bekerja di PT. Domba Mas Agro Prima Kuala Tanjung merasa tidak nyaman akan banyak persiapan yang hingga kini tidak ada penyelesaian yang dilakukan oleh pihak perusahan tersebut.

“Saya sendiri terbuang dari perusahan itu, padahal telah bertahun – tahun bekerja di PT Agro Prima, bahkan sebelum adanya PT GBN  sebagai penyedia jasa keamanan,” ungkap Bambang, kepada Wartawan, Selasa (28/01/2025).

READ  DPD KSPSI AGN Sumut Sukses Lakukan Advokasi: Hak Normatif Ernawati Akhirnya Dibayar RSU Bina Kasih

Sementara itu, Ketua Dewan pimpinan Cabang (DPC) Nikeuba/KSBSI Kabupaten Batu Bara Mhd Yusri menyampaikan, nantinya PT Domba Mas Agro Prima Kuala Tanjung dapat mengambil suatu tindakan terhadap PT. GBN, dan melakukan evaluasi diduga perusahaan tersebut tidak beres dalam menyelesaikan segala sesuatu persoalan yang timbul akibat dari ulah oknum tertentu, sehingga membuat di wilayah kawasan industri tidak kondusif dengan aksi unik rasa para buruh yang akan dilakukan secara terus menerus kedepannya.

READ  Dosen IPB teliti dampak ikan Red Devil di Danau Toba

“Selama ini perusahaan PT. GBN diduga semena – mena terhadap karyawan, khususnya putra daerah (Pekerja Tempatan). Aksi ini akan dilakukan secara bertahap dengan massa yang lebih banyak lagi, sebagai organisasi buruh, kami merestuinya,” kata Yusri.

PT. Domba Mas Agro Prima sebagai Perusahaan pemberi kerja, diminta menindak tegas PT. GBN selaku penyedia jasa yang diduga tidak patuh hukum.

PT. GBN tidak lagi sebagai penyedia jasa di Perusahan PT Domba Mas Agro Prima Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara dan bagi Buruh (Security) yang sudah dihabiskan kontrak agar dapat dipekerjakan kembali.(Ys)