Penasihat Kapolri Pantau Langsung Posko Mudik KSPSI di Sumedang Jawa Barat

Nasional122 Dilihat

SUMEDANG – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang juga Penasihat Kapolri Andi Gani Nena Wea meninjau langsung Posko Mudik KSPSI di Rancaekek, Sumedang, Jawa Barat, Jumat (4/4/2025).

Dalam tinjauannya, Andi Gani didampingi pengurus KSPSI.

Ia berdialog langsung dengan petugas Posko Mudik dari Brigade Tanggap Bencana KSPSI.

“Saya sangat salut kepada anggota Brigade Tanggap Bencana KSPSI yang rela mengorbankan waktu liburannya untuk membantu sesama dan ini dilakukan setiap tahun mudik Lebaran,” kata Andi Gani, Jumat (4/4/2025).

READ  Penasihat Kapolri dan Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea Berangkatkan Anggota Buruh Umroh

Andi Gani memastikan Anggota Brigade Tanggap Bencana KSPSI sangat profesional memiliki sertifikasi pelatihan resmin dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

“Jadi, mereka terlatih dalam penanganan kondisi apapun,” ujarnya.

Andi Gani menjelaskan tahun ini KSPSI menyiapkan 3 Posko Mudik di tiga titik yaitu Karawang, Purwakarta, dan Sumedang.

Untuk tahun depan, KSPSI berencana akan menambah Posko Mudik di Brebes, Semarang, dan Surabaya.

READ  Komite Perempuan KSPSI Paparkan Program dan Arah Strategis kepada VGCL, Perkuat Kolaborasi Serikat Pekerja Perempuan di Tingkat ASEAN

“Total akan ada 6 Posko Mudik KSPSI untuk membantu masyarakat di perjalanan arus mudik tahun depan,” ungkapnya.

Sementara, Koordinator Posko Mudik KSPSI di Sumedang, Guruh, mengaku sangat senang bisa membantu masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Guruh mengatakan setiap hari total ada 8 petugas yang siaga di Posko Mudik KSPSI.

Adapun Posko Mudik KSPSI menyiapkan minuman mineral dan makanan ringan untuk pemudik yang ingin beristirahat.

READ  Diduga Intimidasi Serikat Pekerja, 17 Buruh PT Immortal Kosmedica Ditolak Bekerja Usai Mutasi Sepihak

“Posko Mudik KSPSI akan berlangsung sampai H+7 Lebaran,” ucapnya.

Untuk diketahui, Brigade Tanggap Bencana KSPSI telah berpengalaman dalam segala penanganan musibah yang melanda Tanah Air.

Diantaranya gempa Aceh, gempa Lombok, gempa Palu, banjir, dan pertolongan darurat lainnya.(ys)