Penasihat Kapolri dan Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea Berangkatkan Anggota Buruh Umroh

Nasional63 Dilihat

JAKARTA – Sebagai bentuk penghargaan dan kepedulian mendalam terhadap perjuangan kaum buruh, Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, S.H., M.H., secara resmi memberangkatkan sejumlah anggota KSPSI untuk menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci.

​Pemberangkatan rombongan umroh ini dilaksanakan di Sekretariat DPP KSPSI pada hari Kamis, 20 November 2025. Program ini merupakan bagian dari komitmen Andi Gani untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada para anggota serikat yang telah mengabdikan diri dalam perjuangan hak-hak buruh di Indonesia.

READ  Brigade KSPSI Andi Gani Tampil Gagah dalam Parade HUT Ke-79 Bhayangkara

​”Program umroh ini adalah bentuk rasa terima kasih dan penghormatan kami, sebagai pimpinan organisasi, atas seluruh perjuangan dan loyalitas rekan-rekan buruh. Mereka bukan hanya berjuang untuk kesejahteraan diri sendiri, tetapi juga untuk martabat seluruh pekerja Indonesia,” ujar Andi Gani Nena Wea dalam sambutannya.

​Beliau menambahkan bahwa inisiatif ini juga selaras dengan perannya sebagai Penasihat Kapolri, di mana kesejahteraan dan kedamaian spiritual masyarakat, termasuk kaum buruh, merupakan bagian penting dari stabilitas nasional.

READ  Penasihat Kapolri Pantau Langsung Posko Mudik KSPSI di Sumedang Jawa Barat

Andi Gani Nena Wea menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara perjuangan duniawi dan kebutuhan spiritual. Ia berharap ibadah umroh ini dapat memberikan kekuatan dan keberkahan bagi para anggota serikat dalam melanjutkan perjuangan mereka.

“Semoga ibadah ini berjalan lancar dan mabrur. Doakan agar perjuangan KSPSI untuk kesejahteraan buruh di Tanah Air selalu diridhoi dan berhasil. Doakan pula agar bangsa kita selalu dalam keadaan aman dan damai,” pesannya.

READ  Tim Penkum Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau Kampanye Anti Korupsi di SMKN 5 Batam

​Rombongan buruh yang diberangkatkan umroh kali ini akan menjalani ibadah selama sembilan hari di Mekkah dan Madinah, dengan harapan dapat kembali ke Tanah Air dengan semangat baru untuk terus berkontribusi bagi gerakan buruh Indonesia.(ys)