Marsinah Dinobatkan Sebagai Pahlawan Nasional, Keluarga dan KSPSI Gelar Syukuran dan Doa Bersama

Nasional146 Dilihat

NGANJUK – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea bersama keluarga Pahlawan Nasional Marsinah menggelar doa bersama dan tasyakuran untuk mengenang perjuangan Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Nganjuk, Jawa Timur, awal pekan lalu (18/11/2025).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan warga dan buruh yang memadati rumah keluarga besar almarhumah. Hadir juga mendampingi Andi Gani, jajaran DPP KSPSI yaitu, Wakil Presiden KSPSI Roy Jinto Ferianto, Ahmad Supriadi, Idris Palar, Fredi Sembiring, Toni Pangaribuan, dan Mansyur.

READ  Soal Kabar Dihapusnya Gaji ke-13 dan 14 PNS, Sri Mulyani: Insyaallah Cair

Sebelum tasyakuran, peserta melakukan tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional Marsinah yang juga dihadiri ratusan buruh, warga Desa Nglundo, serta keluarga besar Marsinah.

Marsini, kakak kandung Marsinah, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kedekatan yang selama ini terjalin antara keluarga mereka dan KSPSI.

Ia juga mengungkapkan keinginan keluarga besar untuk membangun Museum Marsinah serta rumah singgah bagi para peziarah yang datang setiap tahun.

READ  Bikin UMKM Sekarat, Pemerintah Akan Matikan Aplikasi Temu

“Kami berharap ada tempat yang layak untuk mengenang perjuangan adik kami. Museum dan rumah singgah ini bisa menjadi ruang edukasi bagi generasi muda,” kata Marsini.

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menyatakan dukungan penuh terhadap rencana keluarga besar Marsinah tersebut. Andi Gani menegaskan, pengorbanan Marsinah merupakan inspirasi yang tak pernah pudar bagi gerakan buruh Indonesia.

READ  Kompolnas: Kapolres Belawan Dinonaktifkan, Langkah Kapolda Jamin Transparansi

“Marsinah adalah simbol keberanian dan martir perjuangan hak-hak buruh. KSPSI akan mendukung penuh upaya keluarga untuk mendirikan museum dan rumah singgah, sebagai pengingat bahwa perjuangan buruh tidak boleh berhenti,” ujar Andi Gani.

Penasihat Kapolri ini menambahkan, generasi muda perlu mengetahui kisah Marsinah, agar semangat keberaniannya tetap hidup dan menjadi teladan dalam memperjuangkan keadilan di tempat kerja.(ys)