Banjir bandang di Tapsel

News138 Dilihat

Tapanuli Selatan – Banjir bandang melanda Desa Kota Tua, Kecamatan Tano Tombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Rabu (18/12) sekitar pukul 16.00 WIB. Akibatnya, 30 rumah warga terdampak, dengan total 385 Kepala Keluarga (KK) yang berada di lokasi. Sebanyak 200 KK atau sekitar 700 jiwa terpaksa mengungsi sementara waktu.

Data sementara yang diperoleh dari Sekretaris Desa (Sekdes) mencatat tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam kejadian ini. Namun, 10 orang dilaporkan mengalami luka ringan.

READ  Turunkan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Memberikan Edukasi Kepada Para Pengajar

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Tapanuli Selatan, Puput Mashuri, menyampaikan bahwa pengungsian sementara difokuskan pada tiga lokasi, yakni Somaninggir dekat Posyandu, Gereja GPA Kotatua, dan Istana Hasadaon Kotatua.

Bupati Tapanuli Selatan, Dolly Pasaribu, melalui BPBD, menyampaikan bahwa kebutuhan mendesak saat ini meliputi tenda, air bersih (tangki air), dan dapur umum untuk memastikan para pengungsi mendapatkan fasilitas yang memadai.

READ  Peringatan Hakordia 2024, Bobby Nasution Ikuti Zoom Meeting Bersama KPK RI

“Pemerintah terus berupaya menangani situasi ini dengan cepat, termasuk menyalurkan bantuan dan memastikan keselamatan warga,” ujar Puput Mashuri dikutip dari Antara.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendataan dan pemantauan kondisi di lapangan. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memperburuk situasi. (red/ant)