SUARA PEKERJA, BANDA ACEH – Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi poin usai bermain imbang 1-1 melawan PSMS Medan dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026 yang berlangsung di Stadion H. Dimurthala, Sabtu (2/4/2026).
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif. Persiraja yang bermain di hadapan publik sendiri mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Dukungan penuh dari suporter membuat tim tuan rumah tampil percaya diri dengan mengandalkan permainan cepat dari sisi sayap.
Namun, PSMS Medan menunjukkan ketenangan dan pengalaman. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Serangan balik cepat yang mereka bangun beberapa kali mampu merepotkan lini pertahanan Persiraja.
Kebuntuan akhirnya pecah di babak pertama. PSMS Medan berhasil membuka keunggulan melalui gol yang dicetak oleh Felipe Cadenazzi. Penyerang asing tersebut memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah dan menuntaskan peluang dengan baik. Gol itu membuat PSMS unggul 1-0.
Setelah tertinggal, Persiraja berusaha bangkit dengan meningkatkan tempo permainan. Beberapa peluang sempat tercipta, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tidak berubah. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, keunggulan tetap menjadi milik PSMS Medan.
Memasuki babak kedua, Persiraja tampil lebih menekan. Pelatih melakukan beberapa perubahan strategi untuk menambah daya gedor. Hasilnya, tekanan demi tekanan terus diberikan ke pertahanan PSMS.
Pertandingan pun berlangsung semakin terbuka. Kedua tim saling jual beli serangan, menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Intensitas laga meningkat dengan duel-duel keras di lini tengah yang tak terhindarkan.
Upaya Persiraja akhirnya membuahkan hasil. Tim tuan rumah sukses menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan salah satu peluang di depan gawang PSMS. Gol tersebut langsung disambut sorak sorai para pendukung yang memadati stadion.
Setelah skor menjadi 1-1, pertandingan semakin menarik. PSMS Medan tidak tinggal diam dan kembali mencoba menekan melalui serangan balik cepat. Sementara Persiraja terus berupaya mencari gol kemenangan dengan mengandalkan penguasaan bola.
Memasuki menit-menit akhir, kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk mencetak gol tambahan. Namun, solidnya pertahanan masing-masing tim membuat peluang tersebut gagal berbuah gol.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan. Hasil ini memaksa Persiraja Banda Aceh dan PSMS Medan harus puas berbagi satu poin dalam laga yang berlangsung sengit dan penuh tensi.
Tambahan satu poin ini menjadi modal penting bagi kedua tim dalam menjaga posisi mereka di klasemen sementara Pegadaian Championship 2026. Meski belum mampu meraih kemenangan, performa yang ditunjukkan kedua tim mencerminkan persaingan ketat di kompetisi musim ini.
Laga ini juga menjadi bukti bahwa kekuatan kedua tim cukup berimbang. Baik Persiraja maupun PSMS Medan sama-sama menunjukkan semangat juang tinggi hingga akhir pertandingan, menjadikan duel ini sebagai salah satu pertandingan menarik dalam lanjutan kompetisi.(rz) *
