Rocky Gerung Masuk Istana, Kini Resmi Jadi Wantimpres Prabowo

Politik87 Dilihat

SUARA PEKERJA, JAKARTA – Nama Rocky Gerung kembali menjadi sorotan. Sosok yang selama ini dikenal sebagai akademisi sekaligus pengamat politik yang vokal mengkritik kekuasaan, kini resmi masuk ke lingkar kelembagaan pemerintahan setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Jumat (2/10/2026), di Istana Negara, Jakarta.

Momen kedatangan Rocky ke Istana beberapa jam sebelum pelantikan sempat menarik perhatian awak media. Mengenakan setelan jas dan kemeja putih, Rocky ditanya wartawan mengenai kabar dirinya akan dilantik sebagai anggota Wantimpres. Alih-alih memberikan penjelasan panjang, ia hanya menjawab singkat, “Ini gua ada acara radical break. Udah.” Setelah itu, Rocky langsung melangkah masuk ke kompleks Istana.

READ  Bobby Nasution: Gubernur Harus Berbuat, Tidak Hanya Ikut Gunting Pita

Tak lama berselang, teka-teki tersebut terjawab. Presiden Prabowo resmi melantik Rocky Gerung bersama jajaran Wantimpres lainnya. Pelantikan itu ditetapkan melalui keputusan Presiden mengenai pengangkatan anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Dalam susunan baru tersebut, Pratikno dipercaya sebagai Ketua Wantimpres, Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo memandu langsung pengucapan sumpah jabatan. Para anggota Wantimpres menyatakan kesetiaan kepada Undang-Undang Dasar 1945 serta berjanji menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi pengabdian kepada bangsa dan negara.

READ  KSPSI AGN Sumut Kembali Tuntaskan Perselisihan Ketenagakerjaan, Sengketa Restoran O Flahertys dan Ahli Waris Almarhumah Ibu Wiwik Berakhir Damai

“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian bagian sumpah yang diucapkan para anggota Wantimpres mengikuti Presiden Prabowo.

Pelantikan Rocky menjadi perhatian tersendiri karena perjalanan publiknya selama bertahun-tahun lekat dengan kritik terhadap pemerintah dan kekuasaan. Bahkan, dalam wawancara dengan Deutsche Welle pada 2019, Rocky pernah mengatakan bahwa dirinya akan memberikan kritik kepada Prabowo bahkan setelah Prabowo dilantik sebagai Presiden.

Kini, posisi Rocky berubah: dari luar kekuasaan yang kerap menyuarakan kritik, menjadi bagian dari lembaga yang secara konstitusional memiliki fungsi memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden. Wantimpres sendiri merupakan lembaga yang berkaitan dengan pemberian nasihat dan pertimbangan kepada Presiden sebagaimana diatur dalam Pasal 16 UUD 1945 dan UU Nomor 19 Tahun 2006.

READ  Prabowo Cabut 4 Izin Usaha Tambang Nikel di Raja Ampat

Masuknya Rocky ke Wantimpres sekaligus menghadirkan babak baru dalam perjalanan politik dan intelektualnya. Publik kini akan melihat bagaimana seorang tokoh yang selama ini dikenal kritis menjalankan perannya dari dalam Istana—terutama ketika kritik, gagasan, dan pertimbangan harus disampaikan langsung kepada Presiden.(*)