Jatuh dari Lantai 22, Korban Dipastikan Bukan Mahasiswa UNPRI

Medan137 Dilihat

SUARA PEKERJA, MEDAN – Peristiwa tragis terjadi di lingkungan Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan, Rabu (7/10/2026) malam. Seorang pemuda tewas usai melompat dari lantai 22 gedung kampus tersebut.

Kepala Humas UNPRI, Dr. Devi Marlin, S.H., M.H., membenarkan adanya insiden tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa korban bukan merupakan mahasiswa UNPRI.

“Memang benar ada yang jatuh di kampus UNPRI pada Rabu, 7 Oktober 2026, sekira pukul 19.00 WIB dari lantai 22. Korban tersebut bukan mahasiswa UNPRI,” ujar Devi saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2026).

READ  Survei Kepuasan Masyarakat Triwulan III Tahun 2026, Pelayanan Dinas Koperasi UKM Perindag Kota Medan Raih Predikat Baik

Berdasarkan data yang dihimpun, korban teridentifikasi berinisial DRAG seorang mahasiswa aktif di Universitas Satya Terra Bhineka yang berlokasi di Jalan Sunggal, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal.

Devi menceritakan, saat kejadian pihak kampus mendapati korban tergeletak di lantai 10. Karena melihat kondisi korban yang masih bernapas dan memiliki denyut nadi, pihak UNPRI mengambil langkah cepat dengan menghubungi fasilitas medis terdekat.

READ  Blackout Sumbagut, Lailatul Badri : " PLN Harus Beri Kompensasi untuk Warga"

“Pihak RSU Royal Prima langsung membawa korban ke rumah sakit dan memberikan pertolongan pernapasan. Namun, korban tidak merespons dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Devi menyebutkan bahwa pihak keluarga mengungkapkan korban belakangan ini sedang menghadapi masalah kesehatan mental.

“Dari informasi pihak keluarga, korban saat ini sedang mengalami depresi berat,” jelas Devi.

READ  Tempat Hiburan Malam H7 Digerebek Polisi, Ditemukan Judi Bola Pimpong dan Judi Tablet Online Bosnya Diduga Dilepas

Mengenai alasan keberadaan korban di lokasi kejadian, pihak keluarga menyampaikan bahwa korban sebelumnya pernah mengunjungi kampus UNPRI saat acara keagamaan di aula kampus. Selain itu, jarak antara kediaman korban dengan kampus UNPRI juga terbilang cukup dekat. Kasus ini kini dalam penanganan pihak berwenang.(cil) *