GEMPA M7,7 GUNCANG NTT, TSUNAMI TERDETEKSI, WARGA DIMINTA TETAP WASPADA

News31 Dilihat

SUARA PEKERJA, NTT — Nusa Tenggara Timur diguncang gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 04.58.24 WIB. Berdasarkan data terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 15 kilometer dan koordinat sekitar 8,41 Lintang Selatan serta 121,39 Bujur Timur.

Gempa dangkal dengan kekuatan besar tersebut memicu peringatan dini tsunami. BMKG kemudian melakukan pemantauan terhadap perubahan muka air laut di sejumlah wilayah pesisir Nusa Tenggara dan menyatakan bahwa potensi tsunami telah berakhir.

READ  Reskrim Polsek Medan Baru Tangkap Pelaku Pengancaman di Jalan Mawar Polonia

Meski peringatan dini telah berakhir, masyarakat di wilayah yang merasakan guncangan kuat tetap diminta tidak mengabaikan potensi bahaya lanjutan. Gempa dengan kekuatan besar dapat diikuti gempa susulan yang berpotensi menimbulkan kerusakan tambahan, terutama pada bangunan yang telah mengalami keretakan atau pelemahan struktur.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena episentrum gempa berada relatif dekat dengan daratan Pulau Flores. Guncangan kuat dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah NTT, sementara proses pemeriksaan terhadap kondisi bangunan, fasilitas umum, jaringan transportasi dan kondisi masyarakat masih terus dilakukan oleh unsur pemerintah daerah dan petugas kebencanaan.

READ  Jembatan Penghubung ke Naga Juang Ditinjau Bupati Madina

Hingga saat ini, data mengenai jumlah korban dan kerusakan masih harus mengikuti hasil verifikasi resmi di lapangan. Karena itu, informasi yang beredar di media sosial mengenai jumlah korban maupun kerusakan perlu disikapi secara hati-hati dan tidak boleh langsung dianggap sebagai data final sebelum dikonfirmasi oleh BPBD, BNPB, pemerintah daerah atau instansi resmi lainnya.

Yang pasti, BMKG telah mengonfirmasi bahwa gempa utama berkekuatan M7,7 terjadi di wilayah Nagekeo pada pagi hari dan bahwa status peringatan potensi tsunami telah berakhir.

Masyarakat di NTT, khususnya yang berada di kawasan pesisir dan wilayah yang mengalami guncangan kuat, diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Warga juga diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, BPBD dan pemerintah daerah serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.

READ  Cagub Malut Meninggal Usai Speedboat Meledak, Kabarnya Mau Kampanye

Gempa bumi tidak dapat diprediksi secara tepat kapan akan terjadi. Namun, kesiapsiagaan masyarakat, kecepatan informasi resmi dan respons cepat di lapangan menjadi faktor penting untuk mengurangi risiko korban maupun kerugian akibat bencana.

Data BMKG terakhir: Gempa M7,7, terjadi pukul 04.58.24 WIB, berpusat 30 kilometer timur laut Mbay–Nagekeo, kedalaman 15 kilometer. Potensi tsunami telah berakhir.(cil) *