T.M. Yusuf Sesalkan Aksi Sentimen Negatif Terhadap Kepemimpinan Rico Waas

Politik162 Dilihat

SUARA PEKERJA, MEDAN – Tokoh buruh Sumatera Utara, T.M. Yusuf, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD KSPSI ATUC AGN SUMUT, memberikan tanggapan keras terkait munculnya sejumlah spanduk bernada provokatif dengan tagar #WalikotaPomadeOut yang bertebaran di beberapa titik strategis Kota Medan. Yusuf menyayangkan adanya upaya penggiringan opini yang dinilai tidak objektif terhadap kinerja kepemimpinan saat ini.

Apresiasi Terhadap Pembangunan dan Kepedulian Sosial

​Yusuf menilai, tuntutan yang dilayangkan kelompok mahasiswa tersebut cenderung menutup mata terhadap realita pembangunan yang sedang berjalan. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Rico Waas, Kota Medan telah menunjukkan transformasi yang signifikan, baik dari segi infrastruktur maupun pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM).

READ  DPN Soroti Dugaan Pungli Gate Portal KIM II Mabar, T.M. Yusuf: "Ada Gate Masuk, Kenapa Tak Ada Gate Keluar?"

​”Membangun dan memimpin sebuah daerah itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kita harus objektif melihat perubahan fisik, seperti perbaikan jalan hingga kepedulian beliau terhadap kesejahteraan pekerja,” ujar Yusuf.

​Sebagai representasi dari kalangan buruh, Yusuf memberikan catatan khusus mengenai gaya kepemimpinan Rico Waas yang dinilai inklusif dan responsif. Ia menyoroti keterbukaan wali kota dalam proses penetapan upah serta sikapnya yang santun dalam menerima aspirasi dari akar rumput.

READ  Semangat Baru untuk Sepak Takraw Sumut, T. Muhammad Yusuf Siap Bawa PSTI Menuju Era Prestasi

Himbauan untuk Menjaga Kondusifitas Jelang Ramadan

​Menanggapi dinamika politik yang mulai memanas, Yusuf menghimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk tidak mudah terkooptasi oleh kepentingan politik tertentu yang dapat memicu perpecahan.

​”Mari kita berpikir positif dan tidak membiarkan diri ditarik ke sana-kemari oleh kepentingan politik. Kita berikan dukungan untuk membangun Medan yang lebih baik, bukan justru melemahkan stabilitas yang ada,” tegasnya.

READ  Debat Perdana Pilgubsu, Bobby-Surya Unggul Jauh Atas Edy-Hasan

​Menutup pernyataannya, Yusuf mengajak warga Medan untuk menjaga kesejukan suasana, terlebih dalam menyambut bulan suci Ramadan. Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan dialog dan kejernihan berpikir demi kemajuan Kota Medan di masa depan.(cil) *