Polisi Kamboja Tangkap 518 WNI dari Penggerebekan Gedung 30 Lantai

Internasional240 Dilihat

SUARA PEKERJA, POIPET, KAMBOJA — Polisi Kamboja menangkap 587 orang dalam penggerebekan sebuah gedung 30 lantai yang diduga menjadi lokasi operasi jaringan penipuan online di Kota Poipet, Provinsi Banteay Meanchey, pada Minggu (4/10/2026).

Dari jumlah tersebut, 518 orang merupakan warga negara Indonesia (WNI), terdiri dari 442 laki-laki dan 76 perempuan.

READ  Prabowo Sambut Erdogan

Selain WNI, polisi mengamankan 18 warga negara Thailand dan 51 warga negara Kamboja.

Penggerebekan dilakukan aparat Kepolisian Nasional Kamboja bersama kepolisian Provinsi Banteay Meanchey setelah mendapat informasi mengenai aktivitas mencurigakan di gedung komersial tersebut.

Dalam operasi itu, petugas menemukan sejumlah komputer dan perangkat elektronik yang diduga digunakan untuk menjalankan aktivitas penipuan online.

READ  FPAN Akan Surati Kejatisu dan Kejagung, Desak Pemeriksaan Oknum Jaksa “Koboi”

Polisi juga menyebut seorang warga negara Thailand diduga menjadi salah satu pimpinan jaringan yang beroperasi di lokasi tersebut.

Ratusan orang yang diamankan kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan guna mengetahui identitas dan peran masing-masing dalam aktivitas yang sedang diselidiki.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk menentukan keterlibatan masing-masing individu dalam jaringan tersebut. Penangkapan juga tidak serta-merta berarti seluruh orang yang diamankan telah terbukti melakukan tindak pidana.

READ  Pasang Tarif Impor Tinggi, China Akan Balas Dendam ke AS

Penggerebekan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah Kamboja dalam memberantas jaringan online scam yang berkembang di sejumlah wilayah negara tersebut.(*)