Angin Puting Beliung Hancurkan Atap Rumah Warga Griya Permata IV, Pemkab Deli Serdang dan BPBD Belum Berikan Perhatian

Deli Serdang91 Dilihat

SUARA PEKERJA, DELI SERDANG – Angin kencang yang diduga merupakan angin puting beliung menerjang kawasan Griya Permata IV Blok CC No.55, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (22/8/2026).

Terjangan angin secara tiba-tiba mengakibatkan atap rumah warga mengalami kerusakan hingga hancur. Peristiwa tersebut membuat penghuni rumah dan warga sekitar panik serta harus menghadapi kondisi rumah yang mengalami kerusakan.

READ  Diduga Dapat Restu Kapolres, Warga Lima Kecamatan Desak Kapolda Sumut Turun Tangan Gempur Judi Tembak Ikan Merk AB di Deli Serdang

Kondisi korban semakin memprihatinkan karena hingga saat ini belum terlihat adanya perhatian maupun penanganan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deli Serdang terhadap kerusakan yang dialami warga.

Warga berharap pemerintah daerah tidak tinggal diam dan segera turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi rumah yang terdampak, sekaligus memberikan bantuan atau langkah penanganan sesuai kebutuhan.

READ  Kajari Deli Serdang dan Kasi Pidsus Dipanggil Kejaksaan Agung

Salah seorang korban bencana Pak Joko Susilo (57) mengatakan “Kami berharap pemerintah segera datang melihat kondisi warga yang terdampak. Ini bukan sekadar kerusakan biasa, karena menyangkut tempat tinggal dan keselamatan warga,” demikian harapan warga di sekitar lokasi.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap kesiapsiagaan pemerintah dalam merespons bencana atau cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Deli Serdang.

READ  Dua Orang Abang Adik Korban Penikaman Akhirnya Meninggal

Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang susulan dan mengamankan bagian rumah maupun benda-benda yang berpotensi membahayakan.

Sampai berita ini ditayangkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemkab Deli Serdang maupun BPBD Deli Serdang terkait langkah penanganan terhadap rumah warga yang terdampak.(*)