Miris! Hak Pekerja Lift-AC dan Eksalator Belum Dibayar, Kadisperkimcitaru Kota Medan dan Dewan Sepakat Bungkam

Medan153 Dilihat

MEDAN – Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan (LMM) menyisakan kisah pilu. Walau telah diresmikan pada 19 Februari 2025 lalu, namun hingga kini masih belum bisa digunakan. Dan, mirisnya lagi, hingga kini hak pekerja pekerja lift, air conditioner (AC) dan eskalator belum dibayarkan. Padahal mereka diminta menyelesaikan pekerjaan pada 15 Januari 2025.

PT Xiolift selaku pemenang tender pengerjaan lift, AC dan eskalator alpa menunaikan kewajibannya. Namun parahnya lagi, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Penataan Ruang (Perkimcitaru) Kota Medan terkesan mendiami persoalan yang dialami pekerja.

READ  Tempat Hiburan Malam H7 Digerebek Polisi, Ditemukan Judi Bola Pimpong dan Judi Tablet Online Bosnya Diduga Dilepas

Awak media mencoba mengkonfirmasi permasalahan ini ke Kadis Perkimcitaru Kota Medan, Alexander Sinulingga, melalui sambungan telefon maupun pesan singkat Whatsapp, Selasa (18/3). Bahkan, link berita sebelumnya juga sudah dilayangkan kepadanya, sebagai bahan tanggapan. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada respon dari mantan Kabag ULP Sekretariat Daerah Kota Medan tersebut.

READ  DPN dan Aliansi Ojol Desak DPRD Sumut Dukung Percepatan Implementasi Kepres Nomor 27 Tahun 2026

Hal serupa juga awak media alami ketika mengkonfirmasi persoalan tak dibayarnya gaji pekerja lift, AC dan eskalator Lapangan Merdeka Medan kepada sejumlah anggota Komisi IV DPRD Medan.

Wakil rakyat yang sejatinya berfungsi mengawasi anggaran revitalisasi ini pun seolah-olah tak tahu ada polemik di dalamnya. Sehingga diduga situasi telah dikondisikan demi kepentingan tertentu.

READ  Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi Bio Solar, SPBU di Hamparan Perak Resmi Diadukan ke Polda Sumut

Jauh sebelum konfirmasi ini dilakukan, awak media sudah meminta tanggapan anggota Komisi II DPRD Medan Tia Ayu Anggraini. Politisi muda ini menyayangkan sikap PT Xiolift yang tak menunaikan kewajiban kepada para pekerjanya. Ia pun berjanji akan memanggil pihak terkait yang sesuai dengan counterpartnya.(js)