Ketua KSPSI AGN Sumut Imbau Kaum Buruh Tak Terpancing Panic Buying BBM

Headline135 Dilihat

SUARA PEKERJA, MEDAN – Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Sumatera Utara, T.M. Yusuf, mengimbau seluruh lapisan masyarakat di Sumatera Utara, khususnya kaum buruh, untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) secara berlebihan (panic buying).

​Langkah ini diambil merespons fenomena antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan dalam beberapa hari terakhir. Yusuf menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena pihak berwenang telah menjamin ketersediaan stok.

Menyambut Klarifikasi Pertamina dan Pemko Medan

READ  Mitra Diputus Sepihak, Pemko Diminta Periksa Izin Gudang Ekspedisi SPX Ekspres di Jalan SM Raja Medan

​Imbauan ini sejalan dengan langkah proaktif Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang telah melakukan koordinasi langsung dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) pada Jumat (6/3/2026).

​Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemko Medan, Citra Effendi Capah, sebelumnya menyatakan bahwa stok BBM dipastikan aman, bahkan hingga memasuki masa Lebaran. Pihak Pertamina melalui Sales Area Manager Retail Medan, Tito Rivanto Marsono, juga telah memberikan klarifikasi bahwa suplai kapal dan kendala teknis lainnya berada dalam kondisi terkendali, bahkan terdapat penambahan armada mobil tangki untuk memperlancar distribusi.

​”Kami meminta rekan-rekan buruh dan masyarakat Sumut secara luas untuk melakukan pengisian BBM secara wajar sesuai kebutuhan harian saja. Jangan terpancing isu yang tidak benar. Berdasarkan klarifikasi resmi Pertamina, stok kita cukup dan aman,” ujar Yusuf pada saat dimintai keterangannya, Jumat (6/3/2026) di Hotel Santika.

READ  Kantor Gubernur di Geruduk Massa KSPSI AGN, Desak Bobby Nasution Copot Kadisnaker

Dampak Buruk Antrean Berlebihan

Yusuf juga mengingatkan bahwa perilaku panic buying justru akan merugikan masyarakat sendiri. Antrean yang membludak di SPBU tidak hanya menghambat aktivitas produktif kaum buruh, tetapi juga memicu kemacetan lalu lintas yang mengganggu mobilitas ekonomi.

​Lebih lanjut, ia mendukung penuh ketegasan Pemko Medan dalam mengawasi potensi praktik penimbunan. Ia berharap tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi ini untuk menaikkan harga secara sepihak yang dapat memberatkan daya beli buruh.

READ  Hak Ahli Waris Pekerja Islamic Center Akhirnya Dibayarkan, KSPSI Sumut Apresiasi Ketegasan Pemko Medan

Komitmen Menjaga Kondusifitas

​Dengan adanya jaminan dari PT Pertamina Patra Niaga mengenai kelancaran suplai, Yusuf berharap kondisi di lapangan dapat segera kembali normal.

​”Mari kita jaga kondusifitas Sumatera Utara menjelang hari besar keagamaan. Fokus kita adalah memastikan distribusi lancar agar rekan-rekan buruh dapat bekerja dengan tenang tanpa terkendala akses bahan bakar,” tutupnya.(cil) *