Honor Tidak Dibayar, Pekerja RM Mades Buat Pengaduan ke Disnaker Sumut

Sumut126 Dilihat

MEDAN – Sejumlah pekerja Rumah Makan Masakan Desa (RM Mades) yang mengaku tidak di menerima honor selama berbulan-bulan membuat pengaduan di Dinas Ketenagakerjan Provinsi Sumatra Utara (Disnaker Sumut), Selasa (22/4/2025).

Selain membuat pengaduan terkait honor yang belum di bayar berbulan-bulan para pekerja itu juga melaporkan sisa Tunjangan Hari Raya (THR) yang juga masih ada belum di selesai pembayarannya.

Kedatangan enam orang para pekerja RM Mades ke Kantor Disnaker Sumut itu didampingi awak media ini.

READ  Jelang Perayaan Kenaikan Yesus Kristus, Tim Jibom Gegana Brimob Sumut Lakukan Sterilisasi Sejumlah Gereja di Medan

Adapun tuntutan para pekerka kepada pemilik RM Mades adalah membayarkan sisa honor dan THR mereka yang belum di bayarkan.

Adapun jumlah sisa honor dan THR yang masih tersisa terbilang bervariasi tergantung masa kerjanya masing-masing.

Berikut Ini Daftar Sisa Honor Enam Pekerja RM Mades Yang Belum Dibayar:

1. Salbiah Rp. 28.625.000

READ  Andri Rahmadani Resmi Pimpin FSP KEP SPSI PT Inalum, R Abdullah: Jalinlah Hubungan Baik dengan Perusahaan dan Pemerintah

2. Putri Handayani  Rp. 21.175.000

3. Dedi Lasmana Rp. 21.555.000

4. Rizky Ivanka Rambe Rp. 15.650.000

5. Supriadi Rp. 19.650.000

6. Mameng Limbong Rp.44. 600.000

Dalam siaran persnya ke enam pekerja tersebut menyampaikan keluh kesahnya dengan menyampaikan harapannya bahwa mereka meminta kepada pemilik usah RM Mades segera membayarkan sisa honor mereka.

“Di sini kami berharap kepada pemilik RM Mades secepatnya membayarkan yang menjadi hak-hak kami,” pinta Limbong mewakili teman-temannya.

READ  Gelar Aksi 'Sumut Cinta Damai', ORI dan DPN Minta Bobby Nasution Bersama Forkopimda Jaga Kondusivitas

Di samping itu penanggung jawab (Maneger) RM Mades Yudo saat di konfirmasi melalui jaringan seluler Selasa (22/4/2025), menjawab bahwa dirinya juga sebagai karyawan.

“Jadi kalau mereka mau membuat pengaduan ke Disnaker ya silahkan, saya tidak ada melarang-larang yang jelas saya juga karyawan,” jawab Yudo.(del)